← Back to blog
Corporate AI TrainingPelatihan AIAgentic AIRAGLLMOpsBank Jateng

Pelatihan Agentic AI untuk Bank Jateng

By Michael Wiryaseputra, AI/ML Engineer & Bootcamp Trainer · July 5, 2026 · 7 min read

Pada September 2025, saya mendapat kesempatan melatih tim Bank Jateng (Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah) membangun sistem Agentic AI — bersama rekan trainer Bayuzen Ahmad. Artikel ini adalah studi kasus dari sisi kurikulum dan pendekatan: apa yang kami ajarkan, kenapa materinya disusun seperti itu, dan pelajaran apa yang bisa diambil perusahaan lain yang ingin melatih timnya di bidang AI. Catatan: sesuai etika pelatihan korporat, tidak ada data internal, use case spesifik, maupun materi rahasia bank yang dibahas di sini.

Michael Wiryaseputra memberikan pelatihan Agentic AI di depan peserta dari Bank Jateng, September 2025
Sesi pelatihan Agentic AI untuk tim Bank Jateng, September 2025 — materi machine learning, RAG, fine-tuning LLM, dan LLMOps.

Konteks: kenapa bank melatih timnya membangun Agentic AI

Perbankan adalah salah satu industri yang paling berhati-hati mengadopsi AI — dan justru karena itu pelatihannya harus lebih dalam dari sekadar "cara pakai ChatGPT". Tim teknologi bank perlu memahami cara kerja sistem AI dari dalam: bagaimana model dilatih, bagaimana data internal bisa dihubungkan ke LLM secara aman, dan bagaimana semuanya dipantau setelah berjalan. Karena itu pelatihan ini dirancang hands-on penuh: peserta membangun sendiri setiap komponennya, bukan menonton demo.

Apa yang saya ajarkan

Pelatihan dibagi dua trek dengan Bayuzen Ahmad; porsi saya mencakup lima blok materi berikut:

  • Machine Learning fundamentals — supervised learning, evaluasi model, dan kapan ML klasik lebih tepat daripada LLM. Fondasi ini penting supaya tim tidak memakai LLM untuk masalah yang sebenarnya cukup diselesaikan model sederhana.
  • Google Colab sebagai lingkungan praktik — dipilih supaya semua peserta langsung bisa praktik tanpa instalasi apa pun di laptop kantor; penting di lingkungan korporat yang laptopnya dikunci IT.
  • Retrieval-Augmented Generation (RAG) — membangun pipeline dari dokumen ke jawaban: chunking, embedding, vector store, dan retrieval, supaya LLM menjawab berdasarkan dokumen institusi, bukan mengarang.
  • Fine-tuning LLM — kapan fine-tuning diperlukan (dan kapan tidak), plus praktik langsung melatih model pada data berlabel untuk kebutuhan yang lebih spesifik dari yang bisa dijangkau RAG.
  • LLMOps dengan LangSmith — tracing, monitoring, dan evaluasi aplikasi LLM. Di industri seperti perbankan, kemampuan mengaudit "kenapa AI menjawab seperti ini" bukan fitur opsional — ini syarat kelayakan produksi.

Trek agentic AI dalam pelatihan ini dibangun di atas stack LangChain dan LangGraph dengan model Gemini dan OpenAI — mencakup koordinasi multi-agent, tool execution, dan memory — sehingga di akhir program peserta melihat gambaran utuh: dari model, ke pipeline data, ke agent yang bisa mengeksekusi tugas, sampai monitoring produksinya.

Tiga pelajaran untuk perusahaan yang ingin melatih timnya

  • Mulai dari fondasi, bukan dari tool yang sedang tren. Peserta yang paham cara kerja embedding dan retrieval bisa beradaptasi ke framework apa pun; peserta yang hanya hafal satu tool akan tersesat begitu tool-nya berganti versi.
  • Hands-on mengalahkan slide. Materi yang sama, jika dipraktikkan langsung di Colab, melekat jauh lebih lama — dan menghasilkan pertanyaan yang jauh lebih tajam dari peserta.
  • Observability harus diajarkan sejak hari pertama, bukan sebagai materi lanjutan. Tim yang terbiasa membaca trace di LangSmith sejak awal akan membangun aplikasi LLM yang bisa dipertanggungjawabkan — krusial untuk industri teregulasi.

English summary

In September 2025, I delivered corporate Agentic AI training for Bank Jateng (the regional development bank of Central Java, Indonesia), co-teaching with Bayuzen Ahmad. My track covered machine learning fundamentals, hands-on practice in Google Colab, Retrieval-Augmented Generation, LLM fine-tuning, and LLMOps with LangSmith; the agentic track was built on LangChain and LangGraph with Gemini and OpenAI models, covering multi-agent coordination, tool execution, and memory. Key lessons for companies training their teams: start from fundamentals rather than trending tools, make every session hands-on, and teach observability from day one — in regulated industries like banking, being able to audit why an AI answered the way it did is a production requirement, not a nice-to-have. No internal bank data or confidential use cases are discussed in this article.

Ingin pelatihan AI serupa untuk perusahaan Anda — Generative AI, Agentic AI, RAG, atau LLMOps — dalam bahasa Indonesia atau Inggris, online maupun on-site? Hubungi saya lewat halaman utama situs ini atau LinkedIn (linkedin.com/in/michael-wiryaseputra).

Get in touch